Pada tanggal 4-6 Oktober 2022, telah dilaksanakan pertemuan the 31st Sub-Working Group on ASEAN Customs Transit System (SWG-ACTS). Pertemuan dilaksanakan secara virtual dan dihadiri oleh administrasi pabean dari 10 negara anggota ASEAN, Sekretariat ASEAN, dan ARISE Plus selaku konsultan. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kepala Seksi Kerja Sama Regional pada Direktorat Kerja Sama Internasional Kepabeanan dan Cukai (KSIKC).
Pertemuan membahas mengenai perkembangan live operation ACTS di Kamboja, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam, dimana per September 2022 telah terdapat 55 pergerakan transit menggunakan skema ACTS. Pertemuan juga mendiskusikan isu-isu dalam operasionalisasi ACTS dan upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh ASEAN untuk memastikan kelancaran pergerakan barang transit dan meningkatkan utilisasi ACTS oleh para pelaku usaha.
Sehubungan dengan akan berakhirnya dukungan ARISE Plus untuk proyek ACTS, pertemuan juga mempersiapkan sejumlah rencana untuk memastikan keberlanjutan implementasi ACTS di ASEAN setelah berakhirnya asistensi ARISE Plus pada tahun 2023.
Implementasi ACTS di Indonesia dan negara-negara yang berada di Borneo Corridor sendiri saat ini masih menunggu hasil feasibility study ACTS yang sedang disusun ARISE Plus dan ditargetkan selesai pada tahun 2023.